Roti dan Karbohidrat

roti manis, roti cantik, roti lezat, roti bergizi

 

Mendengar kata roti, tentulah sudah tidsk seasing saat-saat seperti dahulu. Jika jaman dulu orang menganggap sebuah roti itu sesuatu yang begitu mewah, berharga mahal, dan makanan yang hanya bisa dinikmati oleh orang-orang kalangan atas beserta orang-orang barat. Tapi akhirnya, dengan seiring perkembangan zaman  dan semakin mudahnya mendapatkan roti, akhirnya semakin banyak orang yang memanfaatkan dan mengkonsumsi roti khususnya sebagai sumber karbohidrat bagi tubuh kita, serta sebagai pengganti dari nasi.

Ternyata mengkonsumsi roti juga tidak terlalu buruk bagi tubuh manusia asalkan tuidak terlalu berlebih-lebihan, salah satu akibat dari mengkonsumsi roti ialah dapat digunakan sebagai penambahan zat gizi kedalam roti itu. Misalnya saja serat. Kandungan dedak yang semula disingkirkan karena dianggap hanya sebagai pakan ternak , kini pun sudah mengalami perkembangan-perkembangan dengan cara menggunakannya sebagai salah satu bagian terpenting dari tepung yang sangat perlu sekali dipertahankan.

Selain dari serat tersebut, roti ini juga dapat difortifikasikan dengan jenis – jenis zat gizi yang lain. Berikut ini ialah beberapa zat gizi yang banyak ditambahkan kedalam si roti yaituada vitamin, seperti kandungan thiamin atau yang sering disebut vitamin B1, ribovlafin atau vitamin B2, serta niasin. Selain itu sejumlah mineral seperti zat besi, iodium, kalsium, dan lain-lain juga ikut berperan. Tidak lama ini, guna meningkatkan mutu protein bagi tubuh banyak rotiroti yang sudah dilengkapi dengan asam lemak tidak jenuh ganda atau yang sering disebut dengan PUFA,terutama dalam kelompok omega – 3, seperti EPA dan juga DHA. Sekarang ini salah satu roti yang diperkaya dengan menggunakan Omega – 3 yaitu pada roti isi tuna.

Dari nilai tambah yang didapat dari sebuah roti tersebut apalagi dengan roti yang sudah difortifikaskan dengan berbagai macam zat gizi, sudah jkelaslah bahwa roti merupakan salah satu hidangan alternatif yang sangat baik untuk menu dalam suatu keluarga asal cara mengkonsumsinya tidak terlalu berlebih – lebihan. Sekian informasi yang dapat Nytha Bekery bagi – bagikan pada para pembaca semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: