Tips Pembuatan Roti

  1. Pilih tepung yang berprotein tinggi untu pembuatan roti, supaya nantinya serat roti yang kita hasilkan menjadi bagus.
  2. Margarin atau mentega dan juga garam  dimasukkan pada urutan yang terakhir.
  3.  Ketika campuran yang kain sudah betu-betul tercampur secara merata.
  4. Cara menguleni roti harus sampai benar-benar elastis betu, hal ini supaya roti mengembang secara sempurna. Untuk mengecek apakah sudah elastis atau belum dengan cara ambil sedikit dari adonan itu, lalu tarik selebar mungkin. Kalau adonan itu tidak robek ketika kita tarik, maka itu artinya adonan sudah cukup elastis dengan baik.
  5. Jangan sampai anda lupa memperhatikan waktu fermentasinya. Karena ketepatan waktu itu sangatlah penting, Tetapi jika memang adonan kita belum mengambang menjadi dua kali lipat, waktu fermentasi boleh kita tambah. Penyebab pengembangan belum sempurna adalah karena ragi yang digunakan tidak berkembang secara sempurna dan baik atau karena memang udara disekitar adonan kurang hangat.
  6. Dan jangan sampai lupa, pada waktu fermentasi adonan harus benar-benar tertutup oleh plastik yang berwarna bening, hal ini dilakukan supaya adonan itu tidak mengalami penguapan yang menyebabkan roti yang kita buat menjadi kering.
  7. Dan yang terakhir adalah suhu beserta waktu pengovenan pun haru pas. Roti yang kelamaan dioven atau terlalu tinggi suhu pengovenan dapan menyebabkan roti anda mengalami kegagalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: